Archive for the ‘Personal’ Category

BBM Naik, ……………. Di Tunda Lagi Deh

Thursday, October 6th, 2005 | 0 views

Duuuuuuuuuuuuuh, tambah pucing neh, harga-harga naik, sampe transportasi jadi
terimbas juga. Mau kemana negeri yang daku cintai ini, tambah hari malah tambah
sulit, di tambah dengan naiknya harga BBM yang mempengaruhi harga-harga barang
dan biaya transportasi. *lagi mikir kapan gaji juuga naek* … Oh negeriku …
daku pun ikut prihatin dan susah juga neeeeeh.

Berikut terlampir Price List BBM di beberapa Negara di dunia, harga tersebut adalah
setelah kenaikan dan sudah perhitungkan dalam IDR/liter :

*
Amsterdam-Belanda : Rp. 17.564
*
Oslo-Norwegia : Rp. 16.995
*
Milan-Italia : Rp. 16.155
*
Kopenhagen-Denmark : Rp. 16.073
*
Brussels-Belgia : Rp. 16.019
*
Stockholm-Swedia : Rp. 15.721
*
London-Inggris : Rp. 15.694
*
Frankfurt-Jerman : Rp. 15.098
*
Paris-Perancis : Rp. 15.016
*
Lisbon-Portugal : Rp. 14.501
*
Budapes-Hungaria : Rp. 13.390
*
Dublin-Irlandia : Rp. 12.956
*
Geneva-Swiss : Rp. 12.848
*
Madrid -Spanyol : Rp. 12.333
*
Tokyo-Jepang : Rp. 11.493
*
Praha-Ceko : Rp. 11.620
*
Bukares-Romania : Rp. 11.086
*
Brasilia-Brasil : Rp. 8.457
*
Havana-Kuba : Rp. 8.213
*
Taipei-Taiwan : Rp. 7.698
*
Johannesburg-Afsel : Rp. 7.101
*
USA : Rp. 7.047
*
Panama City-Panama : Rp 5.936
*
Moscow-Rusia : Rp. 5.692
*
San Juan-Puerto Rico : Rp. 4.716
*
Riyadh-Arab : Rp. 2.467
*
Kuwait : Rp. 2.114
*
Kairo-Mesir : Rp. 1.762
*
Lagos-Nigeria : Rp. 1.030
*
Caracas-Venezuela : Rp. 325

Aduh, tadinya mau beli motor gak jadi deh, di tunda-tunda mulu neh, liat BBM begitu
naik sekitar 108% jadi ngeri beli motor yang daku idam-idamkan. :(( … kapan
ya, memang harus bersabar dulu kali ya. Ah … terpikir dalam benak, enakan beli
rumah mungil dengan dp murah … 😀 .. hehehe, lumayan seh cicilannya. Hmm, nikah
… gimana ya .. ?? di cari lagi aja duitnya nanti .. hehe . dari pada uang di
beli ke hal-hal yang gak berguna, tul gak .. !.

Pikir-pikir kita pindah aja yuk ke Venezuela … 😀 .. hehehehe … mimpi kali
ye negeri yang kita cintai ini kayak Venezuela, eeittss .. tunggu dulu, Venezuela
negara kecil tapi penhasil minya terbesar, memang negeri yang diberkahi, tapi
Arab Saudi kok bisa lebih mahal ya … ??? *lagi mikir*. yah, yang paling penting
kita jalani aja hidup ini bagaikan air yang mengalir. Bagaikan air sungai mengalir
ke muara, tapi jangan sampai mengalir ke muara yang salah, bisa-bisa dicaplok
buaya … hehhee … dah ah, mo pulang nih, curhatnya disambung di lain waktu,
dah mau keburu tarawih, untung rumah daku dekat …

Teman Sejati

Friday, September 16th, 2005 | 4,767 views

Selama ini kumencari-cari …
Teman yang sejati buat menemani perjuangan suci …
Bersyukur kini pada-Mu Ilahi teman yang dicari selama ini telah kutemui …
Dengannya disisi perjuangan ini …
Senang diarungi bertambah murni kasih Ilahi …
KepadaMu Allah kupanjatkan doa agar berkekalan kasih sayang kita …
Kepadamu teman kupohon sokongan, pengorbanan dan pengertian …
Telah kuungkapkan segala-galanya …
KepadaMu Allah kupohon restu agar kita kekal bersatu …
Kepadamu teman teruskan perjuangan, pengorbanan dan kesetiaan …
Telah kuungkapkan segala-galanya itulah tanda kejujuran kita …
Kumencari-cari teman yang sejati buat menemani perjuangan suci …

Tapi … kapan syair yang Daku bacakan itu akan terwujud … kurang kah do’a
dan perjuangan yang selama ini Daku lakukan .. apakah nan di atas sana tidak
ikhlas atas apa selama ini Daku lakukan. Ketika seseorang yang telah Daku pilih
menjadi Teman Sejati yang menemani dakwah ini … tapi dia telah pergi. Allah
.. apakah ini adalah takdirmu pada Daku … Engkau tidak izinkan Daku memiliki
dia … apakah ini skenario yang Engkau jalankan … Daku bersungguh-sungguh
lagi hingga mendapatkan Redho-Mu …

Ya Allah, Daku tidak akan berprasangka buruk atas skenario yang Engkau mainkan,
Daku terima. Daku yakin … Engkau pasti memiliki pilihan yang terbaik bagi
ku .. yaitu Teman Sejati yang begitu lebih dari yang sebelumnya …. Daku ingat
sudah berapa banyak hambamu telah Engkau uji sehingga sampai Rasul-Mu merasakanya
… Daku teringat kisah Nabi Sulaiman yang mana Beliau terbuai dengan mengurus
kuda-kudanya sehingga lalai terhadap perintah-Mu. … dengan sadarnya Beliau,
Engkau anugrahkan pengganti yang lebih baik dari kuda-kuda yang Beliau miliki.
Dan sekarang Daku hanya berharap Redho Mu ….. Amiiiin …

Renungan

Thursday, September 15th, 2005 | 2,187 views

Ya Allah, anugerahilah kami rasa takut kepada-Mu yang menghalangi kami dari kedurhakaan kepada-Mu. Anugerahilah kami ketaatan yang dapat menghantarkan kami kesurga-Mu dan keyakinan yang memudahkan bagi kami menghadapi semua musibah dunia.
Berikanlah kepada kami kesenangan melalui pendengaran, penglihatan, dan kekuatan kami selama kehidupan kami dan jadikan lah ia sebagai satu-satunya milik kami. Jadikanlah pembalasan kami hanya kepada orang-orang yang menzhalimi kami dan tolong lah kami terhadap orang-orang yang memusuhi kami.

Janganlah Engkau jadikan musibah dalam agama kami dan janganlah Engkau jadikan dunia ini sebagai tujuan kami yang paling besar dan jangan pula sebagai batas terakhir wawasan pengetahuan kami. Janganlah karena dosa-dosa kami (kepada-Mu), Engakau jadikan orang-orang yang tidak mengasihani kami sebagai penguasa kami.

Kenapa Patah Hati Itu Sakit .. ?

Thursday, September 15th, 2005 | 4,657 views

Dulu gue pernah punya anggapan kalau seseorang belum bisa punya cowok atau pacaran
kalau dia belum siap patah hati. sebagai seorang cewek yang berpegang teguh pada
anggapannya, gue nggak pernah nyari pacar, atau berpikir bakal pacaran. takut
patah hati ceritanya. Terus dia datang. seorang cowok datang dalam hidup gue. dia cowok yang bikin
gue bisa ngerasain apa itu jatuh cinta. gimana rumitnya orang kasmaran.
gue beruntung, karena akhirnya gue bisa kenalan sama dia lewat teman gue Dea
yang kebetulan sahabatnya. namanya Ryan. orangnya ternyata ramahhhh banget.
dia juga perhatian. pokoknya seluruh kriteria cowok sempurna ada di dia.
berhubung Dea orangnya bisa dipercaya, gue akhirnya curhat sama dia kalau gue
jatuh cinta sama ryan sejak pertama kali ngeliat. dan ternyata dea ngedukung
perasaan gue itu. dan akhirnya berkat bantuan dea, gue jadian juga sama ryan.
pertamanya sih dia masih seperti ryan yang gue kenal. ryan yang ramah dan penuh
perhatian. tapi lama-lama dia jadi sensitif. perasaannya susah ditebak. dia
berubah 180 derajat. tiba-tiba aja dia jadi cuek, nggak peduli sama orang disekitarnya.
ryan yang ramah jadi dingin dan kasar.
gue sedihhhhhhhh banget! gue nggak tau kenapa dia bisa jadi seperti itu. padahal
selama ini gue rasanya nggak pernah buat salah dech. gue nggak pernah maksa
dia buat dengerin semua isi hati gue. atau maksa dia buat temenin gue belanja.
ada perasaan takut dalam hati. gue benar-benar takut kalau dia bakalan ninggalin
gue. gue takut kalau dia berpaling. karena makin lama sifatnya makin parah,
gue akhirnya mutusin buat curhat sama Dea. siapa tahu dia bisa bantu gue.
tiga hari setelah curhat sama Dea, Ryan minta ketemuan di sebuah kafe tempat
dimana gue pertama kali kenal sama dia. pertamanya sih gue seneng banget. karena
gue pikir dea berhasil ngomong sama dia. gue pikir ryan mau balik ke dirinya
yang dulu. dan minta maaf sama gue. terus kita bakal memperbaiki hub kita.
tapi ternyata gue salah! ryan maki-maki gue seenak mulutnya. dia ngatain gue
cewek nggak tau dirilah, pagar makan tanaman lah, dan lain sebagainya. gue bener-bener
kaget! saking kagetnya gue nggak bisa ngomong apa-apa. bahkan nanyain kenapa
dia ngomong kayak gitu atau mungkin malah balas memakinya. gue cuma diam sambil
menatapnya. tentu saja berusaha menahan tangis sambil mebiarkan dia selesai
ngomong.
mata ryan benar-benar merah saat itu. merah karena marah. akhirnya dengan suara
yang pelan dan malu yang luar biasa karena diliatin pengunjung kafe yang lain
gue ngomong sama dia, " salah gue apa? kok lu maki-maki gue kayak gitu
sich? lu maki-maki gue seperti lu paling bener. sekarang gue nanya sama lu,
pernah nggak gue nuntut lu agar jadi seperti yang gue mau? pernah gue maksa
lu buat nyayangi gue setulus hati? gue nggak pernah maksa dan nuntut sama lu.
tapi ya kalau gue punya salah ya gue minta maaf."
" kalau lu mau kita putus sekarang, ya udah kita putus." kata gue
kemudian. lalu gue pergi keluar dari kafe itu. malamnya ryan telpon gue. akhirnya
diajelasin kalau dia itu jalin hubungan sama gue. semata-mata karena permintaan
dea. karena sebenarnya dia itu sayang sama Dea.
waktu itu hati gue pedih banget. dan gue akhirnya tau gimana rasanya patah hati.
sekarang gue udah nggak tau mesti ngapain lagi. anggapan gue tentang cinta
udah nggak bisa dikembangkan lagi. sekarang yang tersisa cuma sebuah pertanyaa.
yang entah siapa yang akan menjawab. pertanyaan gue: kenapa patah hati iu rasanya
harus sakit kenpa nggak seneng aja. atau yang paling mungkin tidak terasa apa-apa?
kenapa sakit? kenapa? siapa yang mau jawab?

Pilu Sekali

Saturday, September 10th, 2005 | 841 views

Kau ajari aku bahagia.. Kau ajari aku derita … Kau tunjukki aku bahagia … Kau tunjukki aku derita …
Itu lah sepenggal lirik yang di lantunkan oleh SO7, yang menggambarkan suasana yang pernah daku lewati bersama Bu …. (Rahasia) .. hehe .. . Sungguh kisah yang menyakitkan hati. Sepertinya tiada seorangpun yang akan merasakan kondisi seperti itu. Indah …. Remuk …

Keindahan yang pernah di bangun bersama nya .. dia yang menunjukkan pada daku apa itu keindahan … dia bangun keindahan dengan kasih sayang yang tidak pernah aku rasakan dari seorang wanita manapun …. (kecuali Ibu … hehehehe …) … tapi dia tau ,,, pesimis … sulit .. untuk di teruskan … tapi dia senantiasa meneruskan membangun keindahan itu … kenapa … apa karena dia masih ragu terhadap seseorang itu … apa aku ini alternatif terakhirnya … ?? … tapi .. benar … ketika apa yang dia harapkan dari seseorang itu terwujudkan lagi … begitu mudahnya dia merobohkan bangunan yang selama ini yang telah dia bangun sendiri … bak Buldozer tentara yahudi yang ganas menghancurkan bangunan-bangunan warga pelestina secara kejamnya … (waduh kok kiasannya sampai gini yak) … ya sudah …. yaaaa gitu deeeh … … akhirnya di tunjukkan pada daku apa itu DERITA.

Aku pulang … tanpa dendam … Ku terima kekalahan ….
Itu lah lanjutan lirik yang pernah di bawakan oleh Boy Band yang sampai sekarang masih di gandungri muda-mudi yg biasanya disebut ABG. Tapi semua itu adalah sebuah keputusan. Bahwasanya daku bukanlah orang yang tepat baginya … bukan karena apa-apa …. tapi apakah daku punya kekurangan … oh iya … aku gak punya apa-apa dibandingkan dengan pilihannya … Aku hanya punya orang tua yang sangat sayang sama daku, kakak, dan adik2. Oh iya .. aku masih punya teman .. teman spiritual … oh iya .. aku masih punya teman … teman seperjuangan …. oh iya .. aku masih banyak punya teman .. semuanya menyayangiku …

Tapi … yang diatas maha tahu … apa yang daku rasakan … Aku ingin kembali seperti aku sebelum mengenal dia … tapi daku tetap merawat perasaan daku pada dirinya … (gile … dah di sakiti masih di harapin) …. Aku ingin kembali dengan kejayaan dan kebanggaan yang pernah di ajuka kepada daku dari orang-orang yang daku sayangi ….

….Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Karenanya, jika kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah sungguh-sungguh (urusan yg lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. ( Al- Insyirah, 6 – 8 ).

I am Indra

was born in Jambi, May 24th 1978. But I spend my childhood till teen in Bukittinggi City and finised my elementary and high school there too. Currently living at Jakarta, Indonesia. Now one I am working as a Web Programmer and as a Lecturer. More



Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :