Archive for the ‘Techno’ Category

[Solved] : XAMPP Port 80 in use by “Unable to open process” with PID 4

Wednesday, October 19th, 2016 | 820 views

Setelah install XAMPP, Port 80 tidak bisa digunakan saat start Apache. Muncul pesan:  XAMPP Port 80 in use by “Unable to open process” with PID 4. ketika saya netstat ternyata benar port 80 sudah ada yang menggunakan. Awalnya saya kira Teamviewer atau Skype yang menggunakan port 80. Setelah uninstall kedua aplikasi tersebut tidak ada perubahan. (more…)

Era Web 2.0

Monday, April 28th, 2008 | 1,113 views

Lebih dari 10 tahun para pengembang web (web developer) menggunakan bahasa HTML (Hyper Text Mark up Language) sebagai bahasa utama untuk membangun tampilan world wide web (www). Pengembang web wajib mempunyai keahlian yang matang bila ingin menciptakan web. Intinya HTML merupakan bahasa dasar untuk membuat web.

Di samping itu para pengembang web, mempunyai bahasa lain seperti JavaScript. Agar dapat berkomunikasi dengan server dan mengolah data, ada bahasa server-side yang populer seperti PHP, ASP, JSP, CFM, Perl, dan CGI. Dua yang terakhir adalah bahasa yang telah dipakai pada awal mula lahirnya internet.

Seiring berkembangnya internet, kita mulai mengenal homepage dan ramailah orang-orang membuat homepage pribadi. Mereka membuatnya di geocities.com (kini dikelola oleh Yahoo). Kini generasi ke-2 telah muncul, mereka lebih menyukai membuat blog. Blog yang merupakan istilah dari weblog, bagaikan catatan harian seseorang. Membuat blog pun tak serumit membuat homepage pada zaman dulu yang wajib bisa bahasa HTML dan aplikasi desain grafis. Blog pun lebih banyak dikunjungi untuk dikomentari sebagai bahan diskusi.

Menurut Tim O’Reilly, web 2.0 merupakan revolusi bisnis dalam industri komputer akibat dari berkembangnya internet sebagai platform, and an attempt to understand the rules for success on that new platform. Chief among those rules is this: membangun aplikasi yang harness network efek untuk mendapatkan yang terbaik dan lebih banyak orang yang menggunakan.

Mungkin kita tidak menyadari bahwa website yang kita kunjungi ternyata mempunyai konsep Web 2.0. Selain web sebagai platform. Karakteristik Web 2.0 lainnya adalah adanya komunitas jaringan. Di dalam komunitas jaringan, kita bisa berpartisipasi. Dan yang paling mencolok adalah penggunaan antar muka yang user friendly, persis dengan desktop komputer kita saat ini.

Jika Anda adalah pengguna blogger, friendster, flickr, del.icio.us, google map, google office, dan kawan-kawannya, sepertinya web mulai unjuk gigi sebagai platform baru. Setelah era stand alone computer, kemudian client-server, dan kini web sebagai platform baru aplikasi masa depan. Namun dibalik kemudahan menggunakan aplikasi web tersebut, masih banyak pengembang web kita masih gagap teknologi.

Penulis sendiri pernah mengalami, betapa susahnya menciptakan aplikasi yang sudah jalan di platform client-server menggunakan DOS, kemudian akan migrasi ke platform web. Kekurangan yang timbul untuk platform web adalah masalah kemudahan pemakaian dan kebiasaan pemakai. Bila pengembang aplikasi berbasis desktop, dengan mudah bisa menggunakan berbagai macam komponen, pengembang aplikasi berbasis web dituntut memahami berbagai macam bahasa. Mulai dari HTML, JavaScript, CSS, XML, Client-Server Side seperti ASP atau PHP. Bisa dibayangkan betapa mumetnya orang-orang seperti ini.

Untuk itulah, Yahoo sebagai portal yang telah dikenal mulai membuka beberapa kode program yang bisa berbagi bagi para pengembang web mancanegara. Yahoo! User Interface Library (YUI) merupakan seperangkat utilities yang ditulis dalam JavaScript. Digunakan untuk pengembangan web yang lebih interaktif. Pengembang web bisa menggunakan utility ini secara gratis dan selain itu bisa berdiskusi dan mengembangkan script yang lebih baik lagi.

Yahoo menyediakan blog khusus untuk YUI ini sehingga para pengembang web bisa saling berkomentar tentang aplikasi web yang telah mereka buat. Silakan temukan manfaat YUI di http://developer.yahoo.com/yui dan apa yang terjadi dengan mata Anda (YUI dieja menjadi WHY YOU EYE).

Sumber : infokomputer.com

Linux vs Vista

Friday, November 23rd, 2007 | 3,135 views

Saya sudah mencoba sistem operasi linux dan microsoft. Yang terbaru dari microsoft sekarang ini adalah Vista-nya. Saya sebagai perogrammer web yang hanya membutuhkan beberapa aplikasi seperti apache, php, mysql, software design seperti Dreamweaver, Photoshop dan tak lebih dari itu yang saya gunakan saat masih memakai windows “xp”.

Ketika vista muncul saya mencoba migrasi. betapa beratnya beban kerja notebook saya, padahal saya cuma butuh tool untuk mengetikkan beberapa coding php. Dan terkadang apache saya error “Don’t Send” .. hehehe itu istilah di kantor saya.

Saya mencoba Linux, saya pernah coba CentOS dan Ubuntu. betapa bagusnya performance dari distro linux ini. Cepat, eksekusi query belum pernah mengalami crash.

Lima Hal Lebih Baik di Linux dari pada di Vista
Seperti umumnya pada produk baru, Vista yang masih anyar tidak luput dari kandungan masalah yang harus diperbaiki setiap hari. Bila user atau sysadmin melontarkan masalah di forum untuk mendapatkan bantuan, hampir selalu terdengar jawaban “Gunakan saja Linux”. Menurut Fahmida Y. Rashid dalam tulisannya di CMP Channel, ada lima hal lebih baik di Linux ketimbang di Vista.

Lima hal dimaksud adalah:

  1. Kebutuhan hardware lebih rendah, Linux tidak perlu komputer terbaru.
  2. Sekuriti : Aplikasi antivirus dan anti-spyware tidak perlu di Linux, sedangkan di Vista anda tidak aman tanpa dua aplikasi penangkal tersebut.
  3. Di Linux tidak ada retriksi menjalankan konten, sedangkan Vista memiliki fitur DRM (digital rights management) yang akan membuat masalah terhadap hardware dan menurunkan kinerja.
  4. Asalkan Linux, yakin ASLInya. Kendati Vista yang terpasang Asli, namun bila server “Windows Genuine Advantage” untuk verifikasi nomor seri tidak dapat diakses, bisa jadi kinerja Vista diturunkan.
  5. Jumlah aplikasi bebas untuk Linux kian hari meningkat, menyamin kesinambungan menggunakan Linux.

I am Indra

was born in Jambi, May 24th 1978. But I spend my childhood till teen in Bukittinggi City and finised my elementary and high school there too. Currently living at Jakarta, Indonesia. Now one I am working as a Web Programmer and as a Lecturer. More



Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :