Archive for the ‘Personal’ Category

Tambal Ban

Tuesday, April 18th, 2006 | 4,721 views

Pengalaman ini mungkin basbang buat yang lain. Tapi justru itu membuat saya tidak
berhati-hati hingga melupakan pengalaman tersebut. Padahal malam sebelumnya disalah
satu stasiun tv menayangkan kejadian yang saya alami.

Dalam perjalanan menuju tempat suatu acara tiba ada sesuatu gak beres di bawah
motor saya, lihat ke bawah, Masya Allah …. Ban belakang bocor. Duh gawat,
daerah sepi lagi kok bisa bisanya bocor. Saya ingat tip ketika ban bocor, yaitu
segera cari sumbernya karena jika di dorong akan membuat ban dalamnya hancur.
Saya periksa ban belakang tersebut apa yang terjadi. Benar rupanya ada paku
beton nancap di ban tersebut. Gak habis pikir, pakunya baru lagi. Akhir saya
dorong tuh motor untuk mencari tambal ban terdekat. Ya ampun, gak sampai 100
meter dari kejadian, ada jasa tambal ban. Pikiran Su’uzon mulai menggerayangi
benak saya.

Saya ingat cerita dari teman-teman dan tayang televisi beberapa waktu lalu.
Mengatakan sudah banyak kejadian terjadi seperti saya alami, seringnya di daerah
sepi yang jarang di lalui kendaraan tetapi ada jasa tambal ban. Aneh !!. Dan
tidak jauh ditempat tambal ban paku paku bertebaran. Apakah paku paku tersebut
merupakan kerjaan jasa tambal ban tersebut.

Akhirnya saya menggunakan jasa tambal ban tersebut. Bapak setengah baya tersebut
di liat raut mukanya kelihatan senang sekali liat saya dapat kemalangan.. Huuuh..
rupanya bapak tersebut tidak mau menambal ban bocor saya dengan alasan ban dalamnya
gak bisa lagi di tambal, padahal masih baru. Bapak itu menawarkan ban dalam
baru, waduh ini pemerasan namanya. Beberapa menit saling adu argument, saya
kahirnya nyerah dan ngalah. Dari pada gak di kerjakan ya lebih baik ganti aja.
Siyal. (*dalam hati Istigfar*).

Mungkin ini ada hikmahnya, agar kita selalu berhati-hati. Oh iya, bagi bagi
info dong titik titik rawan jalanan yang banyak ranjaunya alias banyak pakunya
hehehe…

Kejenuhan

Tuesday, March 14th, 2006 | 3,520 views

Dalam hidup ini memang ada titik kejenuhan yang terjadi setiap kita. Saya memang
hampir merasakan titik jenuh tersebut, semisalnya malas nulis apalagi untuk postingan
di blog ini. Dan sedikit tidak konsen dengan pekerjaan, he he he apa karena sesuatu
kan akan terjadi dalam waktu dekat ini yang membuat hati berdebar-debar. Tetapi
sebenarnya hal tersebut menjadi pemicu semangat untuk berkreatif lagi… hiks
jadi malu kalo dia membaca postingan ini.

Hemm.. yah kejenuhan itu pasti ada, ada gak dari teman yang dapet memberikan
masukan jalan keluar untuk menghilangkan kejenuhan ini, pasti setiap blogger
pernah merasakan apa yang saya rasakan saat ini, pengen deh beri masukannya
dari blogger-bloger, teman-teman, dan hehehe .. ustad-ustad yang mampir disini
.. terima kasih atas masukannya.

Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1427 H

Monday, January 30th, 2006 | 2,232 views

Alhamdulillah, telah datang tahun baru islam. Heboh dan hingar bingar dengan
tahun baru Masehi, Imlek, tapi tidak se hingar-bingar tahun Hijriyah. Aneh yah,
mereka di luar sana lebih mengetahui, tetapi tidak mengetahui kapan tahun barunya sendiri. Ini seperti aku tanyakan ke beberapa kenalan, mereka rata-rata
tidak mengetahui kapan tahun baru hijriyah. Tapi biarlah keanehan itu terjadi.
Memang untuk saat-saat ini sudah lumrah dengan ketidak tahuan tersebut.

Yang penting aku udah berusaha berbagi dan menjadi lebih baik nih, semoga!.
Semoga dapat kita renungkan hal ini, dan menjadi intropeksi diri kita. Dengan
Moment Tahun Baru Hijriyah ini kita bisa berubah lebih baik lagi. Khususnya
buat diri aku, yang akhir -akhir ini terlalu banyak di timpa musibah dan masalah.
Ini mungkin suatu ujian dari-Nya. Aku ingin mencari jati diri yang dulu pernah
hilang, Ghiroh (semangat), tegar, sabar. Semoga yang hilang dulu kembali lagi.
Amiin!!.

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1427 Hijriyah.

Teror Dan Fitnah

Saturday, January 28th, 2006 | 3,041 views

Ya Allah, kenapa masih ada yah teror terjadi lagi. Ini terjadi padaku, kenapa daku tidak di biarkan hidup tenang dan damai, sudah di sakiti, datang lagi betubi-tubi. Ada dari miskol misteri, sms rahasia, nada rayuan, goda’an sampai ancaman. Kenapa nih kok seperti artis aja …halah,.

Miskol goda’an, cuma 2 detik : "Hai, nama mu siapa", ….. kemudian miskol lagi 2 detik : "Boleh kenalan gaaak" …. hihihi .. aku geli jadinya, tapi begini nih yang gak enaknya yaitu miskol ancaman : "Hai !!, lo jangan macam-macam yah sama dia, gw bunuh loe kalo macam2" … :(( .. aku jadi takut, apa yang terjadi padaku.

Ada lagi nih sms goda’an : "Hi, Nm Aq xxx, km iNdrA-ya, Snan9 brKnl-n m km. Km tn96l d Mn? Klo aq tg96l di krW. Kpn2 maEn-y ksni… bla..bla.." , nah .. ini sms geli juga, tau dari mana no hp ku, hehehe .. ini bukan sekali atau dua kali loh .. hiks… Tapi yang serem ada sms nada ancaman dan teror dan Fitnah .. Gawat. Isi fitnahnya kira-kira mengungkapan kalo aku ada selingkuh sama wanita lain, kalo aku itu mesra-mesra sama wanita lain di suatu tempat. Waww.. emang coba’an. Teror dan Ancaman itu seperti ini " Hi, lo jangan macam2 ya sama wanita gw, gw bunuh lo." Nah loh…. gawat, dosa apa aku ini.

Bagi teman-teman yang pernah menemui permasalahan ini bagi-bagi dong jalan keluarnya, apa saya harus lapor sama om berbaju coklat… hiks.

Semangat Baru

Tuesday, January 17th, 2006 | 3,620 views

Duh.. akhir-akhir ini aku melow banget, tapi dah berusaha tegar. INDRA!!.., TEGAAAAR, itu terucap dari seorang sahabat yang daku dengar di sebarang telpon sana. Teriakan sahabatku itu keras serasa menusuk jantung, mengagetkan, membangunkan daku dari keterlenaan. Sukron Jazakillah Dova!!.. Aku jadi ingat dengan postingan sebelumnya Arti Seorang Sahabat .. hehehe coba di baca-baca lagi yah.

SEMANGAT!!… ya betul, semangat, badan harus tegap, kepala tegak lurus, pandang ke depan, Indra.. masa depan masih panjang yang menanti mu… hihihi… ngomong sendiri. Untuk semua teman-teman yang telah andil daku ucapkan terima kaseeeeeh yah. Sebelum daku tutup postingan ini daku pengen berdoa dulu yang liriknya daku ambil dari nasyid Hijjaz, Mengemis Kasih.

……
Tuhan dosaku menggunung tinggi
Tapi rahmat-Mu melangit luas
Harga selautan syukurku
Hanyalah setitis nikmat-Mu di bumi
Tuhan walau taubat sering kumungkir
Namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi
Bila selangkah kurapat pada-Mu
Seribu langkah Kau rapat padaKu

Sekali lagi… SEMANGAT!! … Ar-Ruhul Jadid… Semangat Baru neeeeeeh… 🙂

Kedukaan Yang Mendalam

Tuesday, December 20th, 2005 | 2,530 views

Inyiak (kakek)… semoga amal ibadahmu di terima di sisi-Nya Maafin Cucu
mu ini? Tidak cepat bertindak? Aku tidak sempat melepaskan kepergianmu? Sekali
lagi? Maafin Cucumu ini…

Jum’at, 25 Nopember 2005
Mama, Adik, Kakek dan Nenek datang ke Jakarta untuk menemui keluarganya termasuk
saya. Kakek dan Nenek ingin bertemu dengan saya, maklum sudah 6 tahun tidak
berjumpa. Sejak saya lulus SMA dan merantau ke Jakarta. Kedatangannya kusambut
dengan hati gembira. dan hari pertama dan kedua tidur di tempat dimana saya
indekost.

Selanjutnya Kakek dan Nenek berada di tempat saudara-saudara dari Kakek, dan
juga karena sudah lama tidak berjumpa. 2 hari akan keberangkatan Mama, Adik,
Kakek dan Nenek ke kampung halaman. Mereka kembali menginap di tempat saya indekost.

Kamis, 8 Desember 2005
Pada hari akan keberangkatan, Kakek mendadak minta di batalkan keberangkatannya
di karenakan kondisi kesehatannya menurun. Saya pun membatalkan tiket ke kampung.
Kakek menyuruh saya untuk tetap masuk bekerja. Saya pun berangkat dengan hati
yang kurang tenang karena kondisi Kakek.

Selang beberapa Jam di kantor, tepatnya jam 13.15… Handphone saya berdering,
handphone Mama, terdengar suara seberang yaitu suara tetangga… mengatakan
saya harus buru-buru pulang ke kosan karena Kakek koma. Setiba di indekost,
saya dapati Kakek sudah tidak ada tetapi badannya masih hangat … saat
itu juga saya menangis sejadi-jadinya … saya menyesal masuk kerja…
tidak memperhatikan kondisi kakek,.,.. Mama juga tidak tau harus berbuat apa
karena juga ikut menangis … pikiran saya Blank.. tidak tau apa yg harus
di lakukan … pikiran saya cuma satu .. bawa ke rumah sakit. Dengan Taksi
saya bawa Kakek dengan adik ke Rs. MH. Thamrin. Tetapi memang … Kakekku
sudah tiada.

Jum’at, 9 Desember 2005
Jam 4.00 Wib .. dini hari, Saya dan keluarga membawa Jenazah kakek ke kampung,
Bukittinggi menggunakan Garuda Indonesia. Selesai sholat jum’at kami semua
keluarga menguburkan kakek di tanah leluhur.

Inyiak,…. maafkan in yo nyiak .. in alah mambuek inyiak manderita , saharusnyo
in bawo inyiak ka rumah sakit katiko sakik, tapi in jo keluarga indak mambaok
inyiak ka rumah sakik. Ampuni in yo nyiak…

Ya Allah, ampuni dosaku karena aku zolim pada kakekku, aku zolim pada diriku,
maafin lah aku.
Ya Allah, Ampuni dosa-dosa kakekku, terimalah amal ibadahnya di sisi-Mu.
Lapangkanlah alam kuburnya, beri sinar lah alam goibnya ..
Masukkanlah kakekku ke Jannah -Mu … Amin…

Selamat Jalan Kek … Salamaik Jalan Inyiak…

Kejutan Di Bulan Desember

Wednesday, December 7th, 2005 | 2,151 views

Kaget..!!, yah itu yang daku rasakan 2 hari yang lalu. Senin, 5 Desember 2005,
daku mendadak di panggil ke Kantor Pusat. Wajah terasa panas, jantung berdebar-debar.
Karena, siapa saja karyawan mendadak di panggil ke Kantor Pusat untuk menemui
Divisi Sumber Daya Manusia (Divisi SDM) berarti ada masalah, kalo di pecat atau
dapat peringatan. Itulah image yang terbentuk di kantor dimana daku bekerja.
Daku mikir, ada apa, masalah apa yang sudah daku perbuat sehingga di panggil
oleh SDM. Jam 14.00 daku sudah harus di kantor pusat. Cukup lumayan menunggu
Kepala Divisi SDM. Janji akan bertemu jam 14.00 tapi terwujud jam 15.00 karena
beliau baru bisa datang jam segitu.

Oooh. Jantung terus berdebar-debar apalagi ketika akan membuka pintu ruangan
beliau. Daku pasrah apa yang akan terjadi. Ketika di persilahkan duduk. Beliau
senyum, tanpa basa basi beliau langsung menyodorkan sepucuk surat yang tertera
: "BERITA ACARA SERAH TERIMA". Daku masih bingung ada apa gerangan,
beliau menyuruh daku untuk membaca denga teliti. Daku langsung kaget … seperti
pepatah , bagaikan di sambar petir di siang bolong … hehehe .. tapi gak gosong
dong … :)) … Daku dapat Motor boooooooo’…. mata ku berkaca-kaca, tidak
menyangka, Boss (Kepala Biro) daku pun gak pernah bilang-bilang kalo aku akan
di kasih motor. Beliau (Kepala SDM) tersenyum, "iya .. kepada Pak Indra
kami serahkan satu sepeda motor", ujar beliau. Dalam hati daku bersyukur,
jika beliau tidak ada di depan daku, daku pengen nangis…. Daku ingat, bahwa
hari sabtu daku mau beli motor, tapi Allah berkehendak lain. Daku di kasih motor
sama kantor.

Daku gak habis pikir, kenapa daku di kasih motor, padahal masih banyak senior-senior
daku yang patut di beri. Kenapa daku yang di kasih. Daku berprasangka baik,
bahwa ini adalah hasil kinerja daku selama mengabdi di kantor ini. Daku juga
bersyukur mempunyai Boss sebaik dia. Kebetulan ibu ada di jakarta, ibu pun terharu.
Kakek dan nenek juga gembira, sudah 6 tahun tidak berjumpa dengan daku. Akhirnya
bisa berjumpa. Apakah ini suprise buat daku dan buat orang-orang yang daku cintai
seperti ibu, kakek dan nenek yang kebetulan sedang berada di jakarta untuk menemui
daku.

I am Indra

was born in Jambi, May 24th 1978. But I spend my childhood till teen in Bukittinggi City and finised my elementary and high school there too. Currently living at Jakarta, Indonesia. Now one I am working as a Web Programmer and as a Lecturer. More



Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :