Archive for the ‘Linux’ Category

OOP di S2

Sunday, November 30th, 2008 | 3,117 views

Sekarang jadi mahasiswa lagi, tapi mahasiswa S2. Pelajaran S2 gak jauh beda dengan materi-materi pelajaran S1 khususnya jurusan Ilmu Komputer. Sekarang dapat materi OOP/ Object Oriented Programming.

OOP yang pernah pelajari sedikitnya di pemograman PHP, ketika di S2 ini OOP  yang di kenalkan menggunakan bahasa JAVA. Jadi sedikit kagok mentransfer persamaan dan perbedaan antara OOP JAVA dengan OOP PHP. Sistem operasi yang saya gunakan masih di linux ubuntu, he he.. sendirian di kelas yang pake linux, selebih nya pake windows.

Oke deh, sedikit saya coba share tentang OOP yang saya tangkap dari penjelesan dosen OOP nya.

(more…)

Cara Upgrade Ubuntu 8.04 ke 8.10

Wednesday, November 19th, 2008 | 2,173 views

Baru hari ini kesempatan untuk posting bagaimana caranya upgrade Linux Ubuntu 8.04 ke Ubuntu 8.10. Sebelumnya anda lebih baik memasang repository lokal (indonesia) agar lebih cepat untuk upgradenya, dan lebig baik juga komputer anda terkoneksi dengan internet berkecepatan tinggi.

Dibawah screenshot tampilan ubuntu 8.04 saya, langkah-langkahnya sebagai berikut:

System -> Administration -> Software Sources

Pada tab Updates anda pilih option-option pada screenshot seperti dibawah ini, dan jangan lupa yang terpenting bagian Release upgrade anda pilih : Normal release

Kemudian, pilih : System -> Administration -> Update Manager

Tampil window Update Manager, tertera : New distribution release 8.10 is available, anda pilih Upgrade

Pada tampilan Release Notes : Welcome to Ubuntu 8.10 “Intrepid Ibex”, anda klik lagi Upgrade

Silahkan tunggu, proses uprading sedang berlangsung …………………..

Do you want to start the upgrade ?, pilih Start Upgrade

 

Replace the customized configuration file ‘/etc/update-manager/release-upgrades’ ? , anda pilih Replace

Remove obsolete packages ? , pilih Remove

Proses upgrading selesai, anda diminta untuk restart komputer -> Restart the system to complate the upgrade , anda pilih : Restart Now

Selamat mencoba

Repository Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex Indonesia

Friday, November 14th, 2008 | 7,828 views

Ubuntu kembali merilis distro terbarunya, baru hari ini saya berkesempatan posting tentang distro ini, distro ini di beri nama Ubuntu 8.10 Interpid Ibex. Berikut adalah daftar beberapa server repositori lokal yang menyediakan paket-paket untuk Ubuntu 8.10 Interpid Ibex :

(more…)

Membuat halaman login Webmail di Webhosting

Friday, August 29th, 2008 | 11,357 views

Seperti yang kita ketahui, bahwa akses email di hosting bisa dilakukan baik melalui Mail Client semacam Outlook Express, dsb maupun melalui webmail. Namun sering ada pertanyaan, bagaimana cara mengakses email lewat webmail tanpa melalui / login ke cPanel terlebih dahulu ?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, bahwa akses email lewat Webmail TIDAK HARUS lewat/login dulu ke cPanel anda. Anda bisa mengakses webmail anda dengan url http://namadomainanda/webmail. Dari link tersebut, akan keluar popup login untuk memasukkan username dan password yang sebelumnya anda buat account emailnya dari cpanel. Setelah anda login, akan keluar 2 opsi untuk mengakses email melalui aplikasi Horde atau Squirellmail.

Default webmail diatas akan dilarikan ke port 2095 yang menjadi default port akses webmail anda, masalah baru timbul, ketika ternyata ada beberapa layanan koneksi internet ( ISP ) yang memblok port 2095 tsb, ataupun blocking terjadi di lokal network pengakses ( biasanya di kantor/instansi, dan hal ini adalah hak / wewenang admin terkait ).

Bagaimana mengatasi hal ini ?

Satu tips untuk solusi permasalahan diatas adalah membuat halaman login sendiri dengan default aplikasi webmail Squirellmail (port 80 ).

Pernah melihat seperti ini ?

url : http://mail.chaidir.info/src/login.php

atau ini ?

url : http://www.pks-matraman.org/mail/src/login.php

Bagaimana cara membuatnya ?

Berikut langkah-langkahnya :

1. Download aplikasi squirellmail

2. Upload ke dalam public_html hosting anda

3. Ekstrak file tsb, kemudian rename nama foldernya menjadi nama yang mudah anda ingat, misalnya email.

Note: anda bisa me-renamenya menjadi nama tertentu, kemudian buat subdomainnya. Misal: rename menjadi email, kemudian anda buat subdomain email ( otomatis akan mengarah ke folder tsb ), supaya anda bisa mengaksesnya nanti dengan http://email.namadomainanda.

Selanjutnya buat 2 buah folder baru di dalam folder squirellmail anda, masing-masing beri nama smdata dan attach, rubah permissionnya 777 untuk smdata dan 733 untuk attach, smdata digunakan untuk temp folder ketika melakukan pengiriman email, sedangkan attach sebagai temp folder attachment email anda.

5. Berikutnya adalah melakukan setup halaman login squirellmail anda, masuk ke folder config dari squirellmail anda, edit file config_default.php

Di line 487, pada bagian $data_dir = ‘/var/local/squirrelmail/data/’; ganti menjadi $data_dir = ‘/home/usercpanel/public_html/foldersquirell/smdata’;

Di line 505, pada bagian $attachment_dir ganti value nya menjadi ‘/home/usercpanel/public_html/foldersquirell/attach’;

Setelah itu save file tsb menjadi config.php, lalu coba akses halaman test squirellmail anda. Apabila sebelumnya anda telah membuat subdomain email, coba akses dengan http://email.namadomain/src/configtest.php , lihat apakah ada error disana.

Error yang terjadi biasanya adalah ketidaksesuaian configurasi php server anda untuk :

magic_quotes_runtime = Off
magic_quotes_gpc = Off
magic_quotes_sybase = Off

Error ini bisa diakali dengan membuatkan satu file .htaccess di folder squirell anda, lalu isikan :

php_flag magic_quotes_gpc off

Note: contoh diatas adalah flag tambahan untuk default server IDwebhost.

Setelah itu coba akses kembali configtest.php anda, apabila sudah tidak ada error, squirellmail anda sudah siap digunakan.

Selamat mencoba.

Sumber : blog.idwebhost.com dan berbagai sumber

CentOS 4 : Install MyTOP, Query Monitor for MySQL

Friday, August 1st, 2008 | 3,632 views

Jika anda seorang Database Administrator (DBA) atau seorang Sysadmin ataupun seorang program tentu pernah bekerja dengan database MySQL server. Kemudian mengalami kinerja database MySQL lambat dan berat. Cobalah gunakan MyTOP, tool untuk monitoring mysql. Anda dapat memantau aktifitas MySQL, melihat query-query apa saja yang sedang di proses. Hanya saja tool ini di jalankan melalui console (non-gui).

Jika anda bekerja di sistem linux, saya coba share bagaimana cara instalasi MyTOP. Kebetulan saya pengguna distro Centos 4, jadisaya coba denga cara distro tersebut.

Pertama anda harus instal dulu TermReadKey yang berfungsi untuk membaca secam serial number untuk menginstal DBI dan MyTOP

Installing TermReadKey
(more…)

Cara Aktifkan GD Library PHP4 di CentOS 4

Friday, July 4th, 2008 | 8,611 views

Ketika kita di hadapkan suatu pekerjaan yang deadline, dengan bantuan mbah google akhirnya saya bisa mengaktifkan gd library pada pengguna PHP4. Terbiasa dengan lokal windows yang semua extension library sudah tersedia. Ketika beralih ke server sesungguhnya yang berbasis linux, kaget juga. Galeri foto yang dibuat tidak berjalan dengan semestinya. Tanya sana sini, jawabannya kurang memuaskan. Tanya ke milis juga lambat responnya. Akhirnya saya obrak abrik semua keyword tentang extension gd library di google.

Pertama, saya cek dulu server :
1. Distro CentOS 4
2. PHP 4

(more…)

Ubuntu Networking Configuration Using Command Line

Saturday, June 7th, 2008 | 7,212 views

The basics for any network based on *nix hosts is the Transport Control Protocol/ Internet Protocol (TCP/IP) combination of three protocols. This combination consists of the Internet Protocol (IP),Transport Control Protocol (TCP), and Universal Datagram Protocol (UDP).

By Default most of the users configure their network card during the installation of Ubuntu. You can however, use the ifconfig command at the shell prompt or Ubuntu’s graphical network configuration tools, such as network-admin, to edit your system’s network device information or to add or remove network devices on your system

Configuring DHCP address for your network card
If you want to configure DHCP address you need to edit the /etc/network/interfaces and you need to enter the following lines replace eth0 with your network interface card

sudo vi /etc/network/interfaces

# The primary network interface – use DHCP to find our address
auto eth0
iface eth0 inet dhcp

(more…)

I am Indra

was born in Jambi, May 24th 1978. But I spend my childhood till teen in Bukittinggi City and finised my elementary and high school there too. Currently living at Jakarta, Indonesia. Now one I am working as a Web Programmer and as a Lecturer. More



Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :