Archive for the ‘Poetry’ Category

Lupa Usia

Wednesday, June 1st, 2005 | 744 views

Lahir ke dunia
Menjadi bayi yang tak berdosa
Suatu masa yang bahagia
Dipenuhi kasih sayang dan cinta

Di masa belia
Ku kejar dunia yang fana
Ku raih segala asa dan cinta
Terbuai oleh pelukan dosa

Ku kira usia tiada batas
Ku lupa akhir yang akan berbalas
Ku anggap tiada siksa yang keras
Ku abaikan neraka yang panas

Ya… Alloh…….
Ku kira waktuku di dunia masih lama
Padahal di setiap waktu bisa
Terpisah jiwa dan raga

Harapku di akhir sisa umurku
Ampunan dan RahmatMu

Bagi Kaum Ibu, & Para Calon Ibu…

Monday, May 30th, 2005 | 2,241 views

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Bagi kaum ibu, dan para calon ibu…
Kadang kucemburu pada kalian
Besar nian penghargaan Islam pada kalian
Dalam hadist Rasul SAW kutemukan penghargaan atas identitas kalian sebagai ibu:
Penghormatan pada ibu 3 kali dibanding penghormatan pada ayah,
Syurga di bawah telapak kaki ibu,
Pelayananmu terhadap keluarga disetarakan dengan jihad kami yang harus
mempertaruhkan harta, darah dan nyawa
Kalian tahu itu, bahkan lebih dari itu bukan?

Tak perlulah lagi kutulis kebaikan islam lainnya pada kalian
Dalam memperlakukan kalian sebagai makhluk lembut yang mempesonakan
Yang karenanya kalian diberikan perlindungan
Perlindungan dan pengawasan yang lebih dari yang kami dapatkan

Nah…
Setelah semuanya itu kalian dapatkan dari Islam, kesetaraan apa lagikah
yang kalian inginkah?
Apakah karena kalian merasa…
Kaum kami selama ini melecehkan kalian?
Tidak memperhatikan nasib kalian?
Memberikan kalian prioritas yang rendah?

Jika memang itu yang kalian tanyakan, sekarang saya yang bertanya pada kalian
Siapa yang melahirkan, mendidik dan membesarkan makhluk bernama laki-laki
yang dari mereka kalian rasakan penderitaan?
Siapa yang seharusnya senantiasa di rumah untuk mengawas dan melindungi
kami sewaktu kami masih berstatus bocah ingusan?
Kalian bukan?
Kami juga berperan, tapi apalah nilainya jika disetarakan dengan pengorbanan kalian

Nah…
Jika memang kalian rasakan ketidakadilan dari monster bernama laki-laki itu…
Maka yang kalian perlukan bukanlah mencari kesetaraan
Melainkan mencari apa yang kami butuh dari kalian
Selama kesucian kami belum berubah menjadi monster yang menakutkan
Selama kami masih sebagai makhluk jinak yang lucu dan menggemaskan
Selama kami butuh kasih sayang dan kehangatan seorang ibu

Berilah kami kasih sayang, dengannya kami tahu arti cinta kalian
Beri tahukan pada kami arti pengorbanan: waktu, tenaga dan fikiran
Sehingga kami juga tahu, kelak kami harus berkorban untuk menjaga
kehormatan kalian

Didiklah kami dirumah tangga dakwah
Sehingga jiwa dakwah Rasulullah yang telah memuliakan kalian
Mengalir dalam darah kami
Darah yang didalamnya terkandung kelembutan dan keperkasaan
‘Tuk beri perlindungan bagi makhluk lembut seperti kalian

Didiklah kami di rumah tangga asmarada (Assakinah, mawaddah, rahmah dan
dakwah)
Ajarkan dan perlihatkan pada kami akhlak qur’an
Sehingga mudah-mudah esok Allah mengizinkan kalian untuk melihat…
Darah kami mengalir karena kami cinta Allah, Rasul dan kalian

“Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang
yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: Ya Rabb kami,
keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi
Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau.” (QS. An-Nisa:75)

Sehingga….
Kalian tidak perlu lagi mencari kesetaraan…
Karena Allah telah jadikan kami pelindung setia kalian…
Sebagai berkah dari didikan kalian dalam syurga bernama rumah tangga asmarada itu

Bandung, 22 Desember 2003

Puisi cinta untuk ibu, dari seorang yang bukan pujangga
Dari seorang anak, yang dibesarkan oleh air susu, keringat dan air mata
bunda

Wassalamualaikum, Wr. Wb.

Cinta Hakiki

Saturday, May 24th, 2003 | 2,206 views

Ya…..4JJI
Tak ada cinta yang hakiki
Kecuali cinta kepada-Mu

Ya…..4JJI
Tak ada cinta yang abadi
Kecuali cinta kepada-Mu

Ketika…. kurasakan cinta lain
Yang ada hanyalah kegagalan dalam diri
Ketika…. kurasakan cinta lain
Yang ada hanyalah penyesalan dalam hati

Cinta … kepada-Mu
Adalah api Yang merasakan akan terbakar….
Cinta … kepada-Mu
Adalah langit Yang di bawahnya akan ternaungi…
Cinta kepada-Mu adalah cahaya
Yang merasakannya akan bercahaya dalam hati…..

Ya……4JJI……
Berikanlah smua itu….
Kepada hamba-Mu yang lemah ini…
Agar ternaungi….
dan menaungi hati agar tergerak dan bercahaya…..

Ya…..4JJI……
Berikanlah hamba Cinta-Mu
Kerana hanya Cinta-Mu….
Cinta yang hakiki slamanya…….

I am Indra

was born in Jambi, May 24th 1978. But I spend my childhood till teen in Bukittinggi City and finised my elementary and high school there too. Currently living at Jakarta, Indonesia. Now one I am working as a Web Programmer and as a Lecturer. More



Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :