Partisi Harddisk Linux

Written on November 24, 2007 – 12:00 am | by Indra Koto | 3,774 views

Seperti biasa saya masih membahas seputar Linux, sebelumnya saya bahas bahwa saya lagi asyiknya dengan sistem operasi yang satu ini. Selama ini saya instal linux sama halnya dengan windows yaitu mengikuti alur (next next aja) intal biasanya disebut Recomended bukan Custom. Alhasil sistem operasi yang kita instal di atur oleh intaller tadi termasuk mengatur alokasi ruang harddisk.

Dari sumber-sumber lain saya dapatkan beberapa artikel yang membahas tentang bahwa alokasi ruang harddisk linux ada baiknya. Seperti yang saya kutip dari website sebelah, artikel tersebut mengatakan bahwa pada dasarnya tidak perlu membagi-bagi ruang harddisk untuk direktori tertentu. Namun dengan melakukan alokasi ruang harddisk anda akan memperoleh keuntungan-keuntungan antara lain:

* Proses booting lebih cepat.
* Kemudahan merancang backup-system.
* Pengontrollan akses read-write pada beberapa aprtisi.
* Pengontrolan quota harddisk untuk user dan group.
* Pembatasan besar file maksimum.

Beberapa direktori memang jauh lebih baik dari segi performansi dan sekuritasnya apabila dibuat partisi sendiri-sendiri. Contoh alokasi harddsik sebesar 3,2 GB yang dapat digunakan sebagai acuan yang menginstall Linux.

Swap adalah jenis partisi lain dari Linux, yaitu linux swap yang digunakan sebagai virtual memory dan tempat menyimpan file-file temporer. Direktori yang mewakili partisi swap adalah /tmp.

Istilah Grow to Fill artinya besar partisi ditentukan otomatis sebesar sisa harddisk yang kosong setelah dikurangi besar partisi yang lain. Namun anda harus dapat menghitung bahwa kira-kira, partisi root / harus memiliki besar lebih dari 530 MB.

Sebagai catatan, beberapa aplikasi menyimpan source mereka di direktori /opt, sehingga alokasi ruang harddisk perlu diubah menyesuaikan kebutuhan itu. Contoh aplikasi ini adalah Corel Draw dan Star Office.

Direktori Ukuran
/boot = 5MB
/home = 500Mb
/usr = 2000MB
swap = 128MB
/ = grow to fill

Ingat !, bahwa tabel diatas asumsinya menggunakan Harddisk dengan kapasitas 3,2 GB. Nah jika kita memiliki harddisk 40GB, 80Gb dst. Anda dapat hitung-hitung sendiri sebarapa banyak alokasi ruang harddisk untuk direktori-direktori di atas.

Related Posts

Put your related posts code here
  1. 2 Responses to “Partisi Harddisk Linux”

  2. By Erlina on Jan 31, 2008 | Reply

    eh bisa ternyata ^^

  3. By Erlina on Jan 31, 2008 | Reply

    saya komen koq gagal terus ya?

Post a Comment

I am Indra

was born in Jambi, May 24th 1978. But I spend my childhood till teen in Bukittinggi City and finised my elementary and high school there too. Currently living at Jakarta, Indonesia. Now one I am working as a Web Programmer and as a Lecturer. More



Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :