Featured Posts

php-logoCentOS : Cara Upgrade dari PHP 5.1.x ke PHP 5.3 Sejak CentOS 5.6 dirilis, paket PHP 5.3 sudah ada. dibawah ini bagaimana cara upgrade PHP 5.1.x menjadi PHP5.3 Pertama stop terlebih dahulu Apache Web Server: #service httpd stop Hapus paket-paket...

Read more

iptablesCara Membuka Port di Firewall Linux CentOS Secara default firewall iptable menyimpan konfigurasi di /etc/sysconfig/iptables . Anda dapat mengedit file tersebut dan menambahkan  aturan/rules untuk membuka nomor-nomer yang ada pada port. Konfigurasi...

Read more

ubuntuForce Monitor Resolution on Ubuntu 10.10 Ketika Distro Ubuntu 10.10 release, saya langsung coba install pada komputer lama. Ternyata saya dapatkan resolusi monitor tidak sesuai dengan monitor saya yaitu 1440x900 pixel. Selalu yang didapat 800x600...

Read more

twitter-bird-2Rangkuman Tweet Malam oleh Fahri Hamzah tentang KH... Bagi yang tidak sempat ngTweet, ini saya rangkum Tweet Malam oleh Fahri Hamzah tentang KH Hilmi Aminuddin. Dibaca dari paling bawah ke atas, 1# -> 100# Semoga bermanfaat. ------------------------- 100kita...

Read more

Jilbab “Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan adalah istri yang shaleh.” (Rasulullah SAW) “Segala sesuatu ada penegurnya, dan penegur hati adalah rasa malu!” (Rasulullah SAW) “Perempuan...

Read more

  • Prev
  • Next

Twitter Updates...

  •  

Pilu Sekali

Category : Personal

2

Kau ajari aku bahagia.. Kau ajari aku derita … Kau tunjukki aku bahagia … Kau tunjukki aku derita …
Itu lah sepenggal lirik yang di lantunkan oleh SO7, yang menggambarkan suasana yang pernah daku lewati bersama Bu …. (Rahasia) .. hehe .. . Sungguh kisah yang menyakitkan hati. Sepertinya tiada seorangpun yang akan merasakan kondisi seperti itu. Indah …. Remuk …

Keindahan yang pernah di bangun bersama nya .. dia yang menunjukkan pada daku apa itu keindahan … dia bangun keindahan dengan kasih sayang yang tidak pernah aku rasakan dari seorang wanita manapun …. (kecuali Ibu … hehehehe …) … tapi dia tau ,,, pesimis … sulit .. untuk di teruskan … tapi dia senantiasa meneruskan membangun keindahan itu … kenapa … apa karena dia masih ragu terhadap seseorang itu … apa aku ini alternatif terakhirnya … ?? … tapi .. benar … ketika apa yang dia harapkan dari seseorang itu terwujudkan lagi … begitu mudahnya dia merobohkan bangunan yang selama ini yang telah dia bangun sendiri … bak Buldozer tentara yahudi yang ganas menghancurkan bangunan-bangunan warga pelestina secara kejamnya … (waduh kok kiasannya sampai gini yak) … ya sudah …. yaaaa gitu deeeh … … akhirnya di tunjukkan pada daku apa itu DERITA.

Aku pulang … tanpa dendam … Ku terima kekalahan ….
Itu lah lanjutan lirik yang pernah di bawakan oleh Boy Band yang sampai sekarang masih di gandungri muda-mudi yg biasanya disebut ABG. Tapi semua itu adalah sebuah keputusan. Bahwasanya daku bukanlah orang yang tepat baginya … bukan karena apa-apa …. tapi apakah daku punya kekurangan … oh iya … aku gak punya apa-apa dibandingkan dengan pilihannya … Aku hanya punya orang tua yang sangat sayang sama daku, kakak, dan adik2. Oh iya .. aku masih punya teman .. teman spiritual … oh iya .. aku masih punya teman … teman seperjuangan …. oh iya .. aku masih banyak punya teman .. semuanya menyayangiku …

Tapi … yang diatas maha tahu … apa yang daku rasakan … Aku ingin kembali seperti aku sebelum mengenal dia … tapi daku tetap merawat perasaan daku pada dirinya … (gile … dah di sakiti masih di harapin) …. Aku ingin kembali dengan kejayaan dan kebanggaan yang pernah di ajuka kepada daku dari orang-orang yang daku sayangi ….

….Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Karenanya, jika kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah sungguh-sungguh (urusan yg lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. ( Al- Insyirah, 6 – 8 ).